Kamis, 16 Februari 2012

8ball Segitigagadis


  • Segitigadis


    OK .. Battle Kita
    Gak takut
    he he .. (eightball is in the house)

    terlambat sudah kau datang pada ku
    terlambat sudah

    Segitiga bermuda gw kira lo dalam
    tp skill cetek lebih mirip air kolam
    gw bikin salah pagi pagi lo malah marah malam .. TELAT
    gw yakin waktu ribut lo cm diam

    masalah udah tenggelem lu mulai teriak
    tanda air dangkal suara nya beriak
    mirip lubang dubur bunyi klo sedang berak
    tai yg keluar bulat tak miliki banyak corak

    Sok bijak, tapi lo juga masih maki maki
    tunjukin muka lo MAN kalo bener lo LAKI
    Nyebarin di internet kok gk langsung ngasih
    malah udah klarifikasi Diss lo jd gk basi

    Pahlawan kesiangan atau malah orang suruhan
    gw gk kroyokan ngebeat tetep masih sendirian
    battle potong kontol lo tantang gw yg menang
    lo jadi rongsokan gw yg puasin bini lo pas ngangkang

    terlambat sudah kau datang padaku (kemana aja kemarin kemarin)
    terlambat sudah ..
    terlambat sudah kau datang padaku (dateng dateng bilang cemen)
    terlambat sudah ..

    Segitiga lo ada di lokalisasi mana
    masih gadis apa janda nama asli siapa
    tiba tiba dateng pas sensasi udah usang
    orang udah lupa ngotrek nantang berang baru lo pasang

    sungguh kasihan klo nyerang nya sekarang
    kalah ama orang awam yg duluan berang
    mudah mudahan tebakan gw kagak benar
    kalo ternyata lo nge DISS cm buat menumpang tenar

    ntar lo sama gw jadi nya gk beda sepintas
    sama sama di anggap mencari popularitas
    bilang gw jealous, demo belebel aja males
    tapi kalo diminta DISS balikin nih gw bales

    terlambat sudah kau datang padaku (kemana aja kemarin kemarin)
    terlambat sudah ..
    terlambat sudah kau datang padaku (dateng dateng bilang cemen)
    terlambat sudah ..

    lo gak tau apa apa tp udah sumbar
    maka jadilah sebuah lagu yg trasa hambar
    gk berenti ketawa pas lo bilang .. maksud loh
    mirip anak gaul yg bilang .. so what gtu loh

    dan buat apa kisah bikin ribut gw banggain (gk perlu)
    untuk jaga perut kenyang blum tentu tentu ngejamin
    tapi klo mo bukti dateng kesini sendiri (dateng)
    toh kalo ente mau tau ane gk menutup diri (silahkan)

    skalian klo ada yg nyuruh juga di ajak
    tangan gw 2 tapi kaki masih bisa nginjak
    atau pake cara damai gw malah santai
    battle di panggung wa sai may .. lo ke bantai

    jangan jilat ludah sendiri anti main blakang
    gk ada tampang babi lagu lo yang terpampang
    sgala bilang yg gk seneng ntar lo tantang
    gw udah denger dan buat mundur itu pantang

    terlambat sudah kau datang padaku (kemana aja kemarin kemarin)
    terlambat sudah ..
    terlambat sudah kau datang padaku (dateng dateng bilang cemen)
    terlambat sudah ..

    Di tunggu balesan berikut nya, celaan nya lebih seep laah ..
    jng lupa unjuk muka juga yah, ntar biar gk di bilang main blakang
    ok ane tunggu bos .. see you

8ball Bergabung bersama Khilafah


  • Bergabung Bersama Khilafah




    Kalkulasikanlah kenyataan ini
    autobiografi skenario demokrasi rumusan koleksi sejarah laut mati
    hingga pembantaian fakta di bingkai nuansa pagi
    sebusuk ceramah pengkafiran kasus misteri pesantren az-zaytun
    buahkan sandi perjuangan palsu
    persis dengan senyawa omong kosong jenin lenkari
    membabat prasangka ortodok syria
    yang membuat plato mendominasi al-quran di konsili NICEA
    cerminan argumentasi mutakhir pembodohan reinkarnasi saurus
    lupakanlah ruh para mujahid
    ketika yasser arafat adalah syahid dan syekh ahmad yassin menjadi teroris
    mungkin itu yang mebuat butiran peluru di tubuh hassan al-bana terlupakan
    dan gamal abdul nasser berhak menjadi sejarah sandiwara smackdown

    maka kami takkan berakhir
    meski telah hitam warna angin dan air
    meski tubuh terkoyak bersama seribu martir
    walau terlemparkan untuk sekian kali lagi
    belasan luka memar darah mengalir dari hidung kepala serdadu kuffar
    mata hati membuta gelora perjalanan menunggu waktu hempaskan neraka
    lalu kembali pada tangan mungil para pemberani
    untuk sekali lagi lentingkan ketapel kayu
    karena kami adalah peluru yang lahir dari tonggak bumi
    hidup untuk menjadi saksi
    pelita sejarah para pemegang risalah
    hingga tiba satu episode lain saat tanah ini semakin merana
    karena kami adalah doa dari batu pembakar mimpi
    setia memegang kakbah
    sabar mengiringi mentari senja
    menemani kepalan tangan mungil para jundi kecil yang melintasi teriknya mentari
    dari tanah yang diberkati
    penjaga tauhid pada nilai keagungan tertinggi
    untuk keyakinan kami yang luluh lantakkan semua peradaban dunia

    penyiram taman-taman keluhuran
    penghias surga-surga kepahlawanan

    tanyakanlah tentang kami pada rumah-rumah negeri syam dan taman-tamannya
    pada negeri irak dan pedesaannya
    andalusia dan gedung-gedungnya
    permata negeri mesir dan lembah-lembahnya
    pada jazirah arabia dan padang saharanya
    tanyakan tentang kami pada dunia dan penghuninya
    pada padang-padang afrika
    hingga tanah-tanah subur negeri azzam
    padepokan-padepokan negeri persi
    hingga lereng-lereng kaukasus
    pada kegersangan komo dan sepanjang sungai loire
    hingga lemabah-lembah sungai janube
    pada setiap jengkal tanah di bumi ini
    di setiap pemukiman di kolong langit ini
    pada mereka semua terdengar berita tentang kepahlawanan kami
    pengorbanan dan jasa-jasa kami
    kabanggaan dan peninggalan-peninggalan kami
    ilmu pengetahuan dan keindahan seni kami
    pernahkah, pernahkah kalian dunia yang lebih mulia dan lebih terhormat?
    yang lembut dan berkasih sayang
    yang lebih agung dan lebih dahsyat
    lebih unggul dan lebih cerdas daripada kami
    di saat bumi tersesat dalam gelapnya abu lahab
    kami tegakkan timbangan keadilan
    diantara angkuhnya tongkat-tongkat abu jahal

    kami bangun gedung ilmu pengetahuan
    di saat orang mencampakkan ilmu dari rumah mereka
    kami deklarasikan persamaan
    di saat manusia menyembah para raja dan tuhankan kebohongan
    kami hidupkan hati manusia dengan iman
    kami hidupkan akal manusia dengan pengetahuan
    kami hidupkan segenap manusia dengan kebebasan dan peradaban
    kami bangun kota kuffah, basrah, kairo, dan baghdad
    kami bangun peradaban syam, irak, mesir dan andalusia
    kami dirikan baitul hikamh, madrasah dishamiyah,
    universitas cordova hingga unversitas al-azhar
    kami bangun dan makmurkan masjid al-ummawi, kubah al-zahra
    sirra an-ba'a, al-zahra, al-hamra, sultan ahmad, dan taj mahal
    maka terhiburlah setiap insan yang mengunjunginya
    kami telah mengajar pada penduduk bumi ini tentang arti hidup yang sebenarnya
    kamilah guru mereka
    kami orang islam
    dan kami
    BUKAN TERORIS !

8ball bangkit


  • 8ball Bangkit



    "ribuan gencarin tangan,

    serangan trus berdatangan,
    bermacam rumit halangan,
    ku akan bangkit, ku terus bangkit"

    (maggie)

    ku daki kembali setelah lama ku tercekik
    hujan irama jerit nafas menghadang lari terbirit
    karna ku kembali terbit, dan siap mengorbit
    kosongkan harga diri mu menyempit di tiap debit

    beribu akal licik mencekik ku terpu titik
    nyanyi tak cukup tapi ku selamat balik kau panik
    telingan telisik ditiap sisik
    dosa mu pun akan berderik berisik berbisik

    tengkuh hujan memori mu dengan teori yang mencekam
    bayangkan akar uang ku buat kau terdiam
    mendulam perlindungan mu bergetar, ku pelototi
    bergetar hancur mental menjalar, ku gerogoti

    kalau cuma tahapan dan ku sudah anggap tahapan
    dan tiap harapan ku makin kuat tak tunggal sampai kapan
    berputar dengan rotasi cepat layaknya typon
    hingga lawan pun mengamuk menyerang berkata sampurasun

    "ribuan gencarin tangan,
    serangan trus berdatangan,
    bermacam rumit halangan,
    ku akan bangkit, ku terus bangkit"

    saat sangsakala busuk bangunkan kelega jiwa
    batera kala kan membungkuk kan hanya kalah rasa kan hawa
    orang muka ku tak terkira terlepas dari penjara santun

    (8 ball)

    hancur kan tiap raga tongkat tak berkapasitas
    berantas tiap hiters dengan cara pantas di pentas
    bergegas lirik tegas terasa pedas di telinga mu
    lepas tawa lantang padat penantang kalah terpaku

    data berlaku saat badai diam terduduk
    umpan dari pancingan pembenci buas ku tanduk
    meski kadang terpuruk ku masih suka kau buru
    bangkit dengan berbekal rimas sepanas peluru

    "ribuan gencarin tangan,
    serangan trus berdatangan,
    bermacam rumit halangan,
    ku akan bangkit, ku terus bangkit"




    masih ku berjalan lintasi medan penuh gejolak
    tak gentar sedikit pun meski suasana bergolak
    tak ku tolak tantangan s'makin lihai ku tepis
    taktik sebengis apa pun ku buat balik jadi tangis

    cara terbaik ku kerah bagi pemain kotor
    timbul pesimis di perencana eksekutor
    hingga berpikir ribuan kali hendak menikam
    karna ku terus melawan sampai lawan diam mendekam

    tersudut ketakutan terbayang seranganku
    tak bisa imbangi ku dan terputar bujur kaku
    meski kembali terhimpun sekutu tuk membalas
    munafik taktik bangsat beriku sikap yang culas

    tak gentar memelas tapi balik ku lawan ganas
    dengan semangat memanas ku buat kalian na'as
    bahkan sampai habis benteng terkikis tipis
    semangat ku terus bangkit melawan ku tiada habis

    "ribuan gencarin tangan,
    serangan trus berdatangan,
    bermacam rumit halangan,
    ku akan bangkit, ku terus bangkit"

    "setiap bangsat datang untuk menyerang
    sifat keparat busuk menikam di belakang
    dan harus ku hadapi, badai pun ku lalui
    terjatuh sementara dan ku pun bangkit kembali

    pantang bagi ku merasakan ketakutan
    mustahil bila harus takut pada serangan
    ku akan tetap bertahan dan terus melawan
    ku terus bangkit sampai kan tercapai tujuan"